Uncategorized

Jelajah Kota Kupang dan Pulau Kera di NTT

Tak terasa sudah berlalu beberapa tahun yang lalu saya mengijakkan kaki di kota kupang NTT, Lebih tepatnya untuk urusan kerja ngikut si bos mengadakan kegiatan. tiba-tiba saja rindu dengan lautnya yang tenang, sunsetnya yang ceeetar, dan tentunya sajian ikan lautnya yang segar dan mak Nyuss.

Dilihat dari udara kupang memang terlihat gersang sawahpun tak ada bahkan aku tak melihat sekalipun sungai besar yang melintang di kota ini, namun soal pantai, kupang atau pulau-pulau di NTT lainya jelas juaranya.

Kebetulan hotel tempat saya menginap dekat dengan pantai dan tak hanya dekat saja mungkin lebih tepatnya mepet laut, jadi setiap saat bisa menikmati indahnya laut yang berwarna biru tosca ini dengan langit yang selalu cerah membuat jiwa petualanganku terusik.

Nama hotel tempat saya menginap yaitu On The Rock , barangkali bisa menjadi pilihan bagi anda yang sedang singgah di kota kupang , meskipun kini juga mulai banyak hotel-hotel lain yang dibangun di sekitar pantai.

Tiap sore sehabis kegiatan hal yang tak pernah terlewatkan adalah nongkrong di kolam renang sambil menyaksikan bule berjemur sunset yang benar-benar cetaar membahenol.

Hotel On The Rock Kupang

Pantai Teddys Kupang

Tak jauh dari kota kupang ada sebuah pulau kecil yang juga masih bisa terlihat dari hotel tempat saya menginap, namanya pulau kera , bukan berarti disana banyak keranya lho ya.. lawong pohon pisang aja ndak ada. jaraknya hanya satu jam perjalanan menggunakan perahu motor dan luasnya kurang lebih hanya satu RT (rukun tetangga) cukup kecil bukan?

Kami berangkat pukul 04.00 pagi dan langsung menuju ke sebuah tempat antah berantah yang disana sudah menunggu perahu yang akan mengantarkan kami ke pulau kera. Keadaanya masih gelap gulita dan harus berjalan extra hati-hati karena melewati bebatuan besar nan licin bahkan sempat ada tragedi terpeleset dan nyebur ke laut.. rasa-rasanya kok malah mirip imigran gelap yang mau cari suaka ke australi ya.

Begitu menginjakkan kaki di pulau kera matahari sudah mulai muncul dengan sinar keemasannya yang memantul ke tepi pantai membuat suasana semakin syahdu apalagi dengan pulau yang sepi, pasirnya selembut tepung gandum , serasa pulau pribadi karena tak ada siapa-siapa, yang terlihat hanyalah perahu-perahu yang teronggok diatas karang karena sedang surut.

Sesekali terlihat anak-anak kecil bermain di antara perahu-perahu yang sudah rusak. Kamipun mencoba menelusuri lebih dalam pulau ini ,disana terlihat beberapa rumah penduduk yang beratapkan seng dan tempat ibadah seperti masjid. Disekitar sini tak ada pohon-pohon besar yang ada hanyalah semak belukar dan rerumputan sedangkan air tawar juga tidak ada, mereka harus mencari di pulau seberang.

Kami tak bisa lama-lama terlena disini karena harus segera kembali ke kupang dan melanjutkan perjalanan pulang ke jawa. Sepertinya masih berat untuk meninggalkan kota ini, namun petualanganku masih akan berlanjut suatu saat nanti #halah…

Menikmati senja di Pantai Teddys Kupang

Kolam renang Hotel On The Rock

Perahu nelayan pulau kera

Perahu teronggok

Pasir pantai

Calon pemain FC Barcelona

Bangunan di pulau Kera

3 Comments

  • Saya sedang googling info pulau Kera dan terdampar di sini. Nice share & foto2nya keren!
    Btw bagaimana cara menuju pulau Kepa, apakah harus sewa boat sendiri?

Leave a Comment