Dolan

Menjemput Indahnya Pagi di Pulau Kenawa (2)

Dermaga pulau kenawa

Setelah seharian penuh bergelut dengan segala macam bentuk angkutan mulai dari darat-laut-udara sampai badan bau solar, kini saat yang tepat untuk merebahkan punggung di sebuah gubug di tepi pulau yang sedikit miring, gubug yang akan menjadi rumah kedua kami di pulau kenawa. Dan lagi-lagi saya tidak mandi sore ini… :/

Bermalam di pulau kenawa merupakan pilihan yang tepat untuk menikmati kesunyian alam, jauh dari kebisingan kota, puasa akan aliran listrik, dan lari dari kenyataan. Kesempatan yang langka saya bisa menikmati hal seperti ini. semakin malam suara ombak mulai mengalun tenang diiringi dengan instrumentalia jangkrik dibawah bulan yang beberapa hari lagi purnama.

Persiapkan bekal makanan dan cadangan air yang banyak untuk menghadapi malam panjang di pulau ini, Karena disini tidak ada-apa kecuali rumput alang-alang.

JUMAT, 1 MEI 2015

Tepat pada 1 Mei 2015 yang diperingati dengan hari buruh sejagat raya atau mayday, mungkin di kota-kota besar sedang sibuk menikmati demonstrasi dan kemacetan merajalela sementara saya malah sedang mikir kesibukan apa yang bisa saya dilakukan di pulau kenawa ini, yang luasnya hanya sekitar 13 hektar.

Bukit kecil di ujung pulau kenawa merupakan spot andalan untuk menjemput pagi sambil menikmati matahari terbit, dari sini gunung Rinjanipun masih tampak jelas dan kokoh. Terlihat pula pulau-pulau yang ada disekitarnya seperti pulau ular, pulau paserang, pulau belang, pulau panjang, pototano dll.

Kali ini pulau kenawa nampak hijau indah berseri bermandikan embun, karena masih di musim penghujan, jika musim kemarau maka akan berubah menjadi kecokelatan. Disekitar pulau juga sudah nampak perahu-perahu nelayan yang mulai beraktifitas mencari ikan, karena ombak yang masih tenang.

Menikmati matahari terbit di bukit pulau kenawa ini memang sungguh pengalaman yang luarbiasa, sulit dijabarkan dengan kata-kata indah maupun mata kamera canggih manapun. Berkali-kali saya njepret namun hasilnya selalu over exposure… hufft..

Akhirnya disini saya lebih memilih untu banyak duduk dan melamun menghadap ke barat , karena menghadap ke timur silau banget men.

pulau kenawa

Menghadap kiblat

pulau kenawa sumbawa

Pulau kenawa sumbawa

savana pulau kenawa

Savana Pulau Kenawa Sumbawa

Lama kelamaan sinar matahari menjadi sangat panas menyengat meskipun masih tergolong pagi, memang cocok untuk program penggelapan kulit, walaupun kulit saya sudah gelap sejak dulu. Jadi siapkan sunblock jika kulit anda tidak ingin gelap dan belang-belang.

Aktifitas snorkeling juga bisa dilakukan disini, peralatan snorkeling bisa disewa di pototano sebelum anda menyeberang ke kenawa. Mintalah informasi kepada nelayan yang hendak menyeberangkan anda.

Karena masih ada cukup waktu dan sebelum ombak semakin besar, kami berencana melanjutkan pelayaran lagi ke pulau sebelah yaitu pulau paserang yang bisa ditempuh kurang dari satu jam saja. Ongkos perahu yang semula 200rb untuk PP ke kenawa kita tambahi beberapa rupiah lagi untuk bisa ke pulau paserang.

Nelayan

bambu narsis

4 Comments

Leave a Comment