Dolan

Menyeberang ke Pulau Samalona dan Kodingareng Keke di Makassar

Mencari tempat-tempat menarik di makassar?

Yaa.. inilah yang sedang saya pikirkan ketika menjelang hari terakhir di makassar. Sebenarnya ada banyak tempat-tempat menarik di makassar seperti pantai Losari ataupun Benteng Rotterdam.

Sebagai seorang penikmat sunset sebenarnya ini adalah tempat yang menarik namun saat itu sedang ada kejuaraan perahu dayung sehingga tempat menjadi penuh dengan tenda-tenda para kontestan.

Pilihan kedua adalah Trans Studio Makassar, mungkin ini yang paling dekat tapi karena dulu sudah pernah sehingga menjadi kurang greget kalau untuk kedua kalinya.

Pilihan ketiga Taman Nasional Bantimurung, hemmm.. ini agak kejauhan, sementara saya masih belum tau mau mbolang sama siapa untuk sampai ke Bantimurung. takut nyasar!

Pilihan keempat adalah Tanjung Bira, aihh.. ini adalah salahsatu destinasi yang pengen saya jelajahi suatu saat nanti tapi tidak mungkin dalam waktu dekat ini karena lumayan jauh dari makassar…

Pilihan selanjutnya adalah Taman Laut Takabonerate, apalagi tempat kereen ini tambah gak mungkin lagi karena harus menempuh perjalanan darat dan laut sementara saya hanya punya sisa waktu 24jam.

Akhirnya pilihan terakhir adalah ke Pulau Samalona dan Pulau Kodingareng keke yang ada diseberang makassar. Karena saya suka laut, suka langit biru, suka air , suka kamu, maka kedua pulau ini bisa menjadi tempat pelarian saya untuk beberapa saat, setelah beberapa hari berkutat dengan Webinar.

Pulau Samalona

Pulau ini berjarak sekitar 2km dari makassar dan dapat ditempuh dengan menyewa perahu motor selama 30 menit. Pagi-pagi sebelum pukul tujuh saya dan abang Gojek sudah sampai ke pelabuhan diseberang benteng Rotterdam dan beberapa nelayan sudah menawari saya perahu untuk menyeberang.

Untuk tarif normal menuju ke pulau Samalona adalah Rp. 400 ribu, setelah proses tawar-menawar yang alot dan karena saya sendirian maka sepakat dengan harga Rp. 350 ribu, mungkin karena kasihan melihat saya yang (pura-pura) merana ini. hahaha

Padahal dengan harga segitu masih tergolong mahal bagi saya yang hanya sendirian, tapi tak apalah anggap saja ini sekali seumur hidup (kayak naik Haji aja) dan itung-itung sedekah.

*jadi usahakan untuk megajak banyak teman biar ongkos lebih enteng dan ada yang di ajak ngobrol

nelayan makasar

Cuma berdua

dermaga makassar

dermaga di makassar

nelayan pulau samalona

Rumah nelayan pulau samalona

pulau-samalona

pulau samalona

Pulau Samalona ini hanyalah pulau kecil yang luasnya sekitar 2 hektare yang katanya setiap tahun luasnya selalu menyusut. Ini benar-benar mengkhawatirkan.

Di pulau ini meskipun kecil namun tersedia penginapan, warung makan, warung internet, dan rumah-rumah para nelayan. Pulaunya juga rimbun banyak pepohonan yang besar-besar sehingga ada banyak tempat untuk berteduh dari sengatan matahari yang benar-benar panas tanpa ampun di sini.

Di sekitar pulau kita juga dapat melakukan ativitas seperti Snorkling ataupun Diving karena lautnya yang tenang dan bening. Peralatan dapat disewa di sekitar penginapan setempat dengan tarif Rp. 50ribu – 100ribu.

*Sediakan sunblock / payung / kacamata hitam serta minuman, karena panas yang menguras banyak energi

Setelah selesai berputar-putar dipulau ini dan merasa masih belum puas, maka perjalanan laut berlanjut ke pulau selanjutnya.

Pulau Kodingareng Keke

Perjalanan untuk ke pulau ini hanya membutuhkan waktu 30 menit, bagiku perjalanan ini cukup lama karena pak nelayan susah diajak ngobrol. ibarat sebuah gong, klo tidak dipukul tidak berbunyi.. hufft..

Pulau ini lebih kecil dari pulau Samalona dan tidak berpenghuni, sangat cocok untuk melarikan diri dari kenyataan. meskipun pulau ini kecil dan tak berpenghuni tapi sudah lumayan ada pohon-pohon peneduh walaupun jumlahnya masih bisa dihitung dengan jari.

Ombak disini cukup tenang dan dangkal, aman untuk berenang bahkan ada juga pengunjung yang sedang snorkling.
Saat saya kesini sedang dibangun semacam menara atau gardu pandang, setidaknya ada bangunan yang bisa digunakan untuk berteduh dari cuaca panas. Oiya.. ternyata ada juga yang jualan Es teh dan jajanan ringan jadi tak perlu khawatir jika dehidrasi disini.

Setelah puas semedi diatas pasir dan merasa kelaparan, maka perlu diakhiri kesendirian ini sebelum ombak dan angin mulai membesar, bahkan pakaian sudah tampak basah semua penuh dengan kucuran keringat karena cuaca disini benar-benar Hot!!

Meskipun pulau ini tak berpenghuni dan masih dalam pembangunan tapi menurut saya pulau ini cukup indah dengan laut birunya dan pasir putihnya yang panjang. Semoga pulau ini tetap terjaga dari sampah-sampah plastik wisatawan dan tetap utuh dari terjangan pemanasan global.

*Betewe sebelum ke pulau ini, ada tarif tambahan yang dikenakan sehingga total menjadi Rp.450 ribu untuk PP dari dermaga – pulau samalona- kodingareng keke – kembali ke dermaga. semua adalah harga jujur, karena blog yang bermanfaat adalah yang memberi informasi yang detil dan apa adanya 😀

menuju pulau kodingareng keke

pulau kodingareng keke makasar

pulau-kodingareng keke

pulau kodingarengkeke 2

pulau kodingarengkeke

 

Leave a Comment